Tentang
“
TELESKOP”
Disusun oleh :
|
Kelompok :
Ketua :
Anggota :
|
6
Siti nenden Karlina
Siti Nurhayati
Yuni Suciyanti
Andriani Sapitri
Ananda Putri
Akbar
|
|
Kelas :
|
VIII-D
|
Puji
syukur penyusun ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan
rahmat, hidayah, dan karunianya sehingga penyusun dapat menyelesaikan Makalah
Tentang Kaca Pembesar (Lup). Penyusunan laporan Makalah ini disusun sebagai
bukti bahwa penulis telah melaksanakan dan menyelesaikan Tugas Mata pelajaran
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Penyusun
menyadari bahwa tanpa adanya bantuan dan kerjasama dari berbagai teman dan
media, maka penyusunan laporan ini akan terhambat.
Penyusun berharap semoga laporan ini bemanfaat khususnya bagi penyusun dan
umumnya bagi pembaca. Segala kritik dan saran akan penyusun terima dengan besar
hati demi memperbaiki penyusunan tugas-tugas berikutnya.
Kadungora, Mei 2017
Penulis
KATA
PENGANTAR ....................................................................................................... i
DAFTAR ISI...................................................................................................................... ii
A. Latar
Belakang........................................................................................... 1
B. Rumusan
Masalah....................................................................................... 1
C. Tujuan
penulis............................................................................................. 1
BAB II PEMBAHASAN ............................................................................................. 2
A. Pengertian
Teleskop.................................................................................... 2
B. Fungsi Teleskop.......................................................................................... 2
C. Sejarah
Teleskop......................................................................................... 2
D. Bagian-bagian
Teleskop ............................................................................. 3
E. Cara Kerja
Teleskop................................................................................... 4
BAB III PENUTUP........................................................................................................ 6
3.1
Kesimpulan................................................................................................. 6
3.2 Saran........................................................................................................... 6
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Bayangan
sejati yang dibentuk oleh obyektif jauh lebih kecil daripada bendanya, tetapi
karena telah disekatkan pada yang mengamatinya, maka dapat diselidiki melalui
okuler yang bekerja sebagai lup. Anonimus (2009) Teleskop merupakan alat paling
pentng dalam pengamatan astronomi.
Teleskop
atau teleskop adalah alat optik yang digunakan untuk mengamati benda yang
sangat jauh. Meskipun sudah digunakan sejak abad ke-17 namun sampai sekarang
tidak seorang pun yakin siapa yang pertama kali menemukan Teleskop.
Pada tanggal
2 Oktober 1608, Hans Lippershey pernah mencoba mempatenkan teleskop yang
dibuatnya, tetapi ditolak oleh dewan penilai. Kemudian pada tahun 1609, Galileo
membuat teleskop dengan menyalin dan mengembangkan Teleskop ciptaan Hans
Lippershey, yang sekarang dikenal dengan sebutan Teleskop Panggung.
Galileo
membuat teleskop pertamanya pada tahun 1609 setelah mendengar adanya instrumen
teleskop dari Belanda. Teleskop Belanda pertama tercatat ditemukan pada tahun
1604, tetapi ada referensi yang menunjukkan bahwa teleskop ini mungkin tiruan
dari teleskop Italia yang dibuat pada tahun 1590. Kepler memberikan deskripsi
dari teleskop Keplerian yang dinamakan sesuai namanya karena dialah yang
pertama kali mendeskripsikannya walaupun ia tidak membuatnya.
B. Rumusan
Masalah
1. Apa yang
dimaksud dengan Teleskop?
2. Apa kegunaan Teleskop?
3. Ada berapa
macam jenis Teleskop?
4. Bagaimana
cara kerja Teleskop?
C. Tujuan
Penulisan
1.
Mengetahui apa itu Teleskop
2.
Mengetahui kegunaan Teleskop
3.
Mengetahui jenis-jenis Teleskop
4.
Mengetahui cara kerja dari masing-masing Teleskop
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Teleskop atau Teleskop
Teleskop atau
teleskop adalah alat optik yang digunakan untuk mengamati benda yang sangat
jauh seperti gunung dan bintang agar lebih tampak lebih dekat dan jelas.
Teleskop dibagi menjadi dua kelompok, yaitu :
-
Teleskop Bias, yang terdiri dari beberapa lensa dan
bekerja berdasarkan pembiasan cahaya
-
Teleskop Pantul, yang terdiri dari beberapa cermin dan
lensa
B.
Fungsi Teleskop
Fungsi teleskop dapat ditemukan di bidang astronomi.
Teleskop adalah instrumen yang berfungsi untuk melihat objek yang sangat jauh.
Alat ini mengandalkan cermin sebagai pembentukan gambar yang akan diterima oleh
mata.
Teleskop pertama kali dibuat oleh beberapa ilmuwan,
seperti Galileo, Newton, Foucault, dan sebagainya. Teleskop disebut teleskop
optik bekerja dengan panjang gelombang terlihat.
Fungsi teleskop adalah untuk melihat objek yang sangat
jauh, serta benda-benda langit. Teleskop bekerja dengan menangkap gambar dengan
bantuan gelombang radiasi elektromagnetik yang dapat menembus lapisan atmosfer.
Berdasarkan pada objek, teleskop dibagi menjadi tiga
jenis, yaitu teleskop refraktor (dioptrik), reflektor (catoptrik), dan
catadioptrik. Jenis teleskop refraktor (dioptrik) memiliki sistem yang bekerja
menggunakan dua lensa objektif. Lensa utama akan mengumpulkan bayangan dan
cahaya yang kemudian akan diteruskan ke lensa mata, kemudian diterima oleh mata
saat melihat sebuah objek ke objek bayangan.
Teleskop jenis reflektor (catoptrik) memiliki sistem
kerja yang menggunakan cermin. Cermin yang digunakan adalah cermin cekung.
Cermin cekung akan memantulkan cahaya dan bayangan gambar
C.
Sejarah Teleskop
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi pengamatan pada lima abad lalu membawa manusia
untuk memahami benda-benda langit terbebas dari selubung mitologi. Galileo
Galilei dengan teleskop refraktornya mampu menjadikan mata manusia “lebih
tajam” dalam mengamati benda langit yang tidak bisa diamati melalui mata biasa.
Karena
teleskop Galileo bisa mengamati lebih tajam, ia bisa melihat berbagai perubahan
bentuk penampakan Venus seperti Venus Sabit atau Venus Purnama sebagai akibat
perubahan posisi venus terhadap Matahari. Teleskop Galileo terus disempurnakan
oleh ilmuwan lain seperti Christian Huygens (1629-1695) yang menemukan Titan,
satelit Saturnus, yang berada hampir 2 kali jarak orbit Bumi-Yupiter.
Perkembangan
teleskop Juga diimbangi pula dengan perkembangna perhitungan gerak benda-benda
langit dan hubungan satu dengan yang lain melalui Johannes Kepler dengan Hukum
Kepler, dan puncaknya, Sir Isaac Newton dengan hukum gravitasi. Dengan dua
teori inilah yang memungkinkan pencarian dan perhitungan benda-benda langit.
D. Bagian teleskop
·
Findescope optik
Seperti teleskop miniatur yang
terpasang pada braket pada tabung teleskop, berfungsi untuk memperbesar bidang
gambar dan Formatting dalam konsentrasi benar bintang.
·
Focuser
Masing-masing teleskop memiliki
focusers focuser dan datang dalam berbagai gaya. melekat pada tabung teleskop
dan memegang lensa mata teleskop.
Kebanyakan model memiliki tombol
pada sisi teleskop (rak dan pinion, Crayford) yang memungkinkan tabung internal
untuk bergerak ke atas dan ke bawah sampai fokus dicapai, tetapi beberapa model
(heliks) kiri atau kanan untuk mencapai fokus.
·
Eyepieces
adalah sebagai luas dan beragam
seperti teleskop itu sendiri. Pada dasarnya, lensa teleskop adalah pengaturan
lensa array barel untuk membantu gambar perbesaran. Mereka datang dalam
berbagai ukuran sesuai dengan focuser dan berbagai sama faktor pembesaran dan
gaya
·
Teleskop tube
Masing-masing teleskop juga
memiliki tabung – atau tabung optik .. Ini hanya sebuah tabung berongga yang
terbuat dari berbagai bahan yang menempel bagian teleskop.
Untuk teleskop refraktor, lensa
utama berjalan di depan dengan focuser di belakang, sementara reflektor
memiliki cermin utama di belakang, depan terbuka dan focuser adalah sepanjang
sisi atas.
Desain bervariasi antara jenis
teleskop dan produsen.
·
Primer Mirror Cell: Ini adalah perakitan lengkap yang memegang cermin utama
teleskop reflektor. Desain juga bervariasi dari produsen ke produsen, tetapi
prinsipnya adalah sama.yaitu memegang cermin dan memungkinkan untuk
penyesuaian.
Lensa
·
perakitan
ringan adalah pertemuan utama bagi teleskop refraktor. Hal ini pada dasarnya
kerah yang memegang lensa utama di tempat dan cocok ke dalam tabung teleskop.
Tripod
Yaitu 3 kaki pada teleskop yang
berfungsi untuk menahan teleskop untuk ketinggian di mana orang dapat berdiri
untuk menggunakannya.
Lensa mat
Merupakan bagian yang seseorang
terlihat melalui dan tergantung pada jenis teleskop, beberapa individu mungkin
memiliki lensa tambahan berada di dalam.
Pencari
Adalah salah satu bagian yang
paling penting dari teleskop karena memungkinkan pengguna untuk melacak
benda-benda di ruang angkasa.
·
Tanpa
finder itu akan membuat hampir tidak mungkin untuk menemukan benda-benda yang
jarak jauh.
·
Tanpa
penemu yang akan membuatnya hampir mustahil untuk menemukan objek dari jarak
jauh.
·
Hal
ini melekat pada sisi teleskop utama.
·
Hal
ini melekat pada sisi teleskop utama.
Lensa Barlow
Lensa tambahan dapat ditempatkan di
antara focuser dan lensa mata. Ini Efektif meningkatkan panjang fokus teleskop,
sehingga meningkatkan perbesaran teleskop (biasanya 2x tapi bisa naik 5x). Hal
ini secara efektif meningkatkan panjang fokus teleskop, sehingga meningkatkan
perbesaran teleskop (biasanya 2x tapi bisa pergi ke 5x).
Gunung
Merupakan bagian dari teleskop yang
memegang teleskop di tempat. Ada dua jenis dari alt-azimuth me-mount dan
khatulistiwa. Ada dua jenis alt-azimuth gunung dan khatulistiwa.
Ada jenis lain dari gunung tetapi
mereka umumnya digunakan untuk yang lebih besar, TELESCOP canggih yang tidak
tersedia di toko-toko rite
E.
Cara Kerja Teleskop
1.
Cara Kerja Teleskop Bintang
Cara Kerja :
a.
Mengkalibrasikan antara lensa pembidik dengan lensa
okuler.
b.
Mengarahkan lensa pembidik pada sasaran yang akan di
bidik.
c.
Setelah Obyek terlihat, mengatur lensa okuler dengan
cara memutar pengatur panjang lensa okuler untuk mendapatkan obyek yang jelas.
Letak benda pada Teleskop bintang :
§ Di depan
lensa = Obyetif
§ Di belakang
lensa = Okuler
Letak bayangan pada Teleskop bintang
:
§ Di belakang
lensa = Obyektif
§ Di depan
lensa = Okuler
2.
Cara Kerja Teleskop Bumi
Cara Kerja :
a.
Lensa Obyektof membentuk bayangan bersifat nyata,
terbalik, diperkecil, jatuh pada Fob.
b.
Bayangan yang dibentuk jadi benda bagi lensa pembalik
dan jatuh pada jarak 2f. Sehingga terbentuk sifat bayangan yang nyata,
terbalik, sama besar.
3.
Cara Kerja Teleskop Panggung
Cara Kerja :
a.
Sinar sejajar yang masuk ke lensa obyektif membentuk
bayangan nyata tepat di titik fokus obyektif.
b.
Bayangan tersebut akan berfungsi sebagai benda maya
bagi lensa okuler. Dan oleh Lensa okuler akan dibentuk bayangan yang dapat
dilihat oleh mata.
4.
Cara Kerja Teleskop Prisma
Cara Kerja :
a.
Sinar masuk melalui lensa obyektif (Depan)
b.
Kemudian mengalami pemantulan pada sebuah Prisma
(Sinar berbalik arah tetapi pada lintasan yang berbeda)
c.
Sinar mengenai sisi prisma yang lain, sehingga
mengalami proses seperti proses b.
d.
Sinar menuju lensa okuler (dekat dengan mata).
5.
Cara Kerja Teleskop Pantul
Cara Kerja :
a.
Teleskop Pantul terdiri dari atas 1 cermin cekung
besar, 1 cermin datar kecil yang diletakkan sedikit di depan titik fokus cermin
cekung dan 1 lensa cembung untuk mengamati benda.
b.
Teleskop pantul membentuk bayangan yang bersifat
nyata, diperkecil dan terbalik berada pada titik fokus.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Maharta,(1987) menyatakan bahwa
Teleskop adalah alat optik untuk melihat benda jauh (Seperti bintang, bulan)
agar tampak dekat dan jelas. Pada dasarnya Teleskop terdiri dari sebuah lensa
obyektif dan sebuah lensa okuler. Benda di jauh tak hingga bayangan yang
dibentuk lensa obyektif berada di titik fokus lensa obyektif.
Untuk mata tak berakomodasi,
bayangan yang dibentuk lensa obyektif harus berada di titik fokus lensa okuler
sehingga Fob berhimpit dengan Fok. Karena pengamatan benda-benda di angkasa
dilakukan berjam-jam maka biasanya dilakukan dengan mata tak berakomodasi.
Dengan adanya makalah dapat
disimpulkan bahwa Fungsi dari setiap Teleskop ialah sama yaitu untuk melihat
benda yang sangat jauh jaraknya dan tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.
Meskipun memiliki fungsi yang sama, masing-masing Teleskop ini memiliki
struktur prinsip kerja yang berbeda-beda.
B.
Saran
Saya sebagai penulis menyadari bahwa
makalah ini masih banyak kekurangan, baik dari segi penyajian materi maupun
kesalahan dalam penulisannya, maka dari itu kami sebagai penulis menerima
kritik dan saran yang membangun. Agar terciptanya kesempurnaan pada makalah
ini.
DAFTAR PUSTAKA
Buku Paket Fisika Kelas X Kurikulum
2013.
Buku LKS Fisika Untuk SMA/MA Kelas X
Semester Genap.

Komentar
Posting Komentar