DIAGRAM
VENN
Diagram Venn atau diagram
set adalah diagram yang menunjukkan semua kemungkinan hubungan logika dan hipotesis di antara sekelompok (set/himpunan/grup) benda/objek.
Sebagai bagian ilmu matematika, diagram Venn ini pertama kali diperkenalkan pada
tahun 1880 oleh John Venn untuk menunjukkan hubungan sederhana dalam
topik-topik di bidang logika, probabilitas, statistik, linguistik dan ilmu komputer.
Sebuah diagram ven terdiri dari beberapa
unsur. Seperti dapat kalian amati pada gambar di atas, bagian persegi panjang
yang ada di bagian luar merupakan bagian yang disebut sebagai himpunan semesta.
Sementara lingkaran yang ada di dalam persegi tersebut menyatakan himpunan
dengan titik-titik yang menjelaskan tiap-tiap anggota dari himpunan tersebut.
Agar kalian lebih mudah dalam memahaminya, coba perhatikan dengan baik uraian
di bawah ini:
S = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10}
A = {0, 1, 2, 3, 4}
B = {6, 7, 8}
Dari data di atas, himpunan S merupakan
himpunan semesta. Di dalam diagram venn, himpunan semesta biasanya dituliskan
dengan menggunakan simbol huruf S yang diletakkan di pojok kiri atas.
Sekarang amati himpunan A dan B. Anggota
di dalam kedua himpunan tersebut tidak ada yang sama atau tidak ada anggota
persekutuan. Sehingga, kedua himpunan tersebut dapat disebut sebagai himpunan
yang saling lepas. Oleh sebab itu, gambar kurva (lingkaran) dari kedua himpunan
tersebut harus digambarkan terpisah di dalam persegi panjang.
Kemudian, setelah itu barulah kita bisa
memasukkan anggota dari masing masing himpunan A dan B ke dalam
lingkaran-lingkaran tersebut. Sementara anggota dari himpunan S yang tidak
terdapat diantara himpunan A maupun B bisa dituliskan di bagian luar dari
lingkaran-lingkaran tersebut. Sehingga menghasilkan diagram venn seperti di
bawah ini:
Contoh
Soal Dan Pembahasan Materi Diagram Venn SMP Kelas 7
Contoh Soal:
Diketahui himpunan semesta S = {bilangan
genap kurang dari 10}, himpunan A = {1, 2, 3, 4} dan himpunan B = {2, 4, 6}.
Nyatakan data tersebut dengan diagram venn.
Pembahasan:
Diketahui:
S = {2, 4, 6, 8}
A = {1, 2, 3, 4}
B = {2, 4, 6}
Pertama kita gambar dulu persegi,
kemudian tuliskan huruf S di sisi kiri atas. Karena himpunan A dan B saling
berpotongan A^B = {2, 4} maka kita gambar dua buah lingkaran yang saling
berpotongan. Sehingga hasil diagramnya sebagai berikut:



Komentar
Posting Komentar